Senar Gitar Ernie Ball Rip Off vs D'Addario, pros cons review

Agustus 2020
Saatnya ganti senar gitar lagi, setelah beberapa bulan
pemakaian dengan senar Ernie Ball yang aku rasa engak original, karena bungkusnya seperti kantong mika plastik agak tebal, dan covernya warna kuning dari kertas CTS brosur semacam itu. Pasti tahu sendiri, di produk resmi nya
enggak pernah buat packaging yang semacam itu...
But wait...!!
ternyata Ernie Ball kw ini, punya hasil suara yang lumayan, semua senar dari atas sampai bawah, feel nya licin dn halus
enggak kayak senar lain yang agak kesat dan tajam.

Tiga senar ulir diatasnya sangat ringan pas ditekan dengan jari tapi, suaranya terdengar agak kering dan agak mati sebenarnya. Sedangkan tiga senar kawat bawahnya masih terasa ringan dan halus saat ditekan, tapi juga bersuara lebih jelas

Woosh...sudah ganti senar D'Addario...
Jenis senar yang menengah keatas ini ikonik dengan petunjuk warna buat penempatannya, kalo kelupaan senar kawat yg ukurannya sulit dibedakan.  packaging nya lebih ringkas dan hemat bahan, cukup unik dan go green.

Good, udah pasang semua dan hasilnya..cukup bagus, tiga senar kawat diatas suaranya lebih genjreng dan gauge nya lebih besar juga, dibanding sebelumnya yang suaranya agak alot.

Tapi..sayangnya..tiga senar kawat dibawah, suaranya agak jelek menurutku sustainnya kurang panjang, dan agak tajam pas ditekan. Yah besok aku campur  dengan Ernie Ball rip off untuk 3 senar kawat gitarku..hahah..

Kesimpulan,

Ernie Ball Rip Off
Pros : lebih ringan saat ditekan, senar kawat juga ringan dan suara lantang, sustain panjang

Cons : senar ulir kurang lantang ( sustain pendek ) gauge kecil

D'Addario
Pros : tiga senar ulir yang lantang, 
Cons : tiga senar kawat yang pelan, sustain kurang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Virus Mining Kripto 'XMRIG', Ketika PC-ku Dipanen Diam-diam

BLOGGER 2025

Wasiat Terakhir untuk NU: Sebelum Tenggelam oleh Euforianya Sendiri