Merchandise Band, Dilema Peluang Marketing, Usaha dan Copyright

Merchandise Band, adalah item tambahan yang dijual secara resmi oleh grup band tersebut, biasanya berupa kaos. Kalo jaman dulu sampai aksesoris kalung dan sebagainya (cringe)
Sebenarnya bukan cuma grup band saja yang membuat merchandise untuk mengenalkan logo dan identitas mereka...artis, youtuber, semacam trend fanatik plus kadang dengan harga khusus yang gak bersahabat di kantong, demi trend belaka, atau dukungan lebih pada artis tersebut, bagi yang mampu juga.

Secara pribadi, beberapa orang ingin mengekspresikan dengan grup kesukaan orang tersebut. Tapi, lewat kaos buatan sendiri, dengan logo nya, namun, orang tersebut tidak tau hal itu nanti berbenturan dengan urusan copyright juga, jika kebetulan barang tersebut dijual secara resmi. Salah-salah foto selfie ingin memamerkan minat dan dukungan, berujung kena banned di akun media sosial. Karena faktor ekonomi yang tidak sama, dan lainnya...aku sendiri pernah hendak membuat semacam itu, bikin kaos sendiri, namun sempat khawatir juga, dan akhirnya aku urungkan niat itu dan mengalah saja.

Padahal, secara kegunaan bukan barang yang perlu dijual mahal atau eksklusif, beda dengan membeli karya musik, atau karya lain. Yang sifatnya lebih personal, lebih worth dan original. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Virus Mining Kripto 'XMRIG', Ketika PC-ku Dipanen Diam-diam

BLOGGER 2025

Wasiat Terakhir untuk NU: Sebelum Tenggelam oleh Euforianya Sendiri